Thursday, May 31, 2012

TEGALKU

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/27/Lambang_Kota_Tegal.png

Kota Tegal, adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah Indonesia. Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Brebes di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah utara, serta Kabupaten Tegal di sebelah timur dan selatan. Hari jadi kota Tegal adalah 12 April 1580.

Geografi

Tegal terletak 165 km sebelah barat Kota Semarang, atau 329 km sebelah timur Jakarta. Tegal memiliki lokasi yang strategis, karena berada di jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah, serta terdapat persimpangan jalur utama yang menghubungkan pantura dengan kota-kota di bagian selatan Pulau Jawa.
Pertumbuhan Kota Tegal juga berkembang ke arah selatan di wilayah Kabupaten Tegal, yakni di Kecamatan Dukuhturi, Talang, Adiwerna dan Slawi.
Stasiun kereta api Tegal menghubungkan kota ini dengan kota-kota lain di Pulau Jawa. Beberapa kereta api yang singgah di stasiun ini adalah: Senja Utama dan Fajar Utama (Jakarta - Semarang), Sembrani (Jakarta - Surabaya), Matarmaja (Jakarta - Malang), Bangunkarta (Jakarta - Jombang), Harina (Bandung - Semarang), dan Kaligung (Tegal - Semarang). Pada era 1960-an kota Tegal pernah memiliki landasan udara Martoloyo yang diresmikan oleh Presiden Sukarno.
Jika diukur dengan jarak tempuh antara Jakarta dan Surabaya, Kota Tegal kira-kira berada di tengah-tengahnya. Posisi strategis yang didukung dengan infrastruktur yang memadai menjadikan kota Tegal sebagai kota transit. Hal tersebut berdampak pada hidupnya usaha di bidang jasa pariwisata, terutama perhotelan.

Pemerintahan

Kota Tegal terdiri 4 kecamatan, yakni Tegal Barat, Tegal Timur, Tegal Selatan, dan Margadana.
Balai kota Tegal semula menempati gedung yang kini digunakan untuk gedung DPRD Kota Tegal. Namun sejak tahun 1985, pusat pemerintahan dipindahkan ke bekas pendopo Kabupaten Tegal, yakni di kawasan alun-alun. Kolonel Laut (Purn) Adi Winarso, S.Sos adalah putra Tegal pertama yang menjabat sebagai Walikota selama dua periode yakni 1999-2004 dan 2004-2009.
Tahun 2008 menandai sejarah baru kepemimpinan Kota Tegal, karena tahun itu pula untuk kali pertama Walikota dipilih secara langsung oleh rakyat Kota Tegal. Hasilnya, secara mutlak pasangan Ikmal Jaya, SE Ak/ Ali Zainal Abidin, SE terpilih sebagai pemimpin baru melalui Undang-undang politik baru. Mereka dilantik pada 23 Maret 2009 oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo.

Perekonomian


Rumah administrateur perkebunan tebu Jatibarang di Tegal (1927)
Perdagangan dan jasa merupakan sektor utama perekonomian kota Tegal. Kota ini menjadi tempat pengolahan akhir dan pemasaran berbagai produk dari kawasan Jawa Tengah bagian barat. Usaha kecil dan menengah yang cukup pesat kemajuannya adalah industri logam rumahan di kawasan jalan Cempaka, dan kerajinan batik Tegalan di kelurahan Kalinyamat. Untuk mendukung denyut perekonomian, pemerintah Kota Tegal telah membangun Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB).
Iklim investasi yang cukup sejuk mengundang banyak investor luar daerah menanamkan modalnya di kota ini. Maka tak mengherankan, dalam kurun waktu 5 tahun sejak 2001, telah berdiri beberapa pusat perbelanjaan antara lain Pacific Mall, Rita Mall, Dedy Jaya Plaza, Marina Plaza, dan Pusat grosir Moro.Namun demikian seiring dengan krisis ekonomi beberapa pusat perbelanjaan gulung tikar, diantaranya Marina Plaza dan Moro dan dedy jaya yang hampir bangkrut tingkat perekonomian masyarakat tegal sangat konsumtif hal ini dibuktikan dengan banyak nya perusahaan yang menanamkan modal dan menuai keberhasilannya di tegal,spt contohnya dealer honda terbesar yaitu Naga Mas tegal yang menjadi penjualan honda terbesar di tegal,slawi, brebes

Pantai Alam Indah Kota Tegal

Wisata

Beberapa obyek wisata Kota Tegal yang dapat dikunjungi antara lain:
  • Pantai Alam Indah (PAI) yang dilengkapi anjungan, gardu pemantau, waterboom, Monumen Bahari, dan panggung hiburan.
  • Guci Indah (Guci) yang merupakan obyek wisata air panas alami yang tidak berbau belerang yang terletak di bagian selatan kabupaten Tegal.
  • Wisata air yaitu Gerbang Mas Bahari Waterpark (waterpark terbesar di Jawa Tengah)
  • Wisata makanan antara lain: pondok makan jalan teri (pokanjari), lesehan di seputaran Jalan A. Yani (pada waktu malam hari), rumah makan masakan laut di kawasan PAI serta rumah makan kapal terapung "Lor ing Margi" yang baru dibuka Agustus 2009, rumah makan Miraos, rumah makan Sari Laguna, dan lain-lain
  • Hotel berbintang di kota Tegal: Bahari Inn, Karlita International Hotel, Plaza Hotel, Alexander, Susana Baru, Paramesti, Riez Palace. Di samping itu masih ada puluhan hotel berkelas melati.
  • Pusat perbelanjaan: Pacific Mall, Dedy Jaya Plaza, Rita Super Mall.
  • Wisata hobi: pasar burung (pets shop)
  • Taman Poci : Taman kecil yang terletak di depan Stasiun KA Tegal dilengkapi dengan permainan anak2 dan dihiasi lampu hias, cocok buat keluarga yang ingin "jagongan" karena banyak pedagang kaki lima yang menjajakan makanan khas Tegal + Teh Poci
  • Pantai Purwahamba Indah (PURIN) yang dilengkapi anjungan, kolam renang, taman bermain anak dan beberapa kios cindera mata

Cikal-bakal Korps Marinir

Kota Tegal juga merupakan cikal bakal kelahiran Korps Marinir TNI Angkatan Laut lahir pada 15 November 1945, seperti tercantum dalam Pangkalan IV ALRI Tegal nama Corps Mariniers. Status lembaga TNI AL di Tegal mengalami beberapa perubahan, mulai dari Detasemen AL (Denal), Pangkalan TNI AL (Lanal), dan Stasion AL (Sional). Untuk pertama kalinya, putra daerah yang menjabat sebagai Dan Sional adalah Letkol (Laut) Nurhidayat, asal Desa Kaligayam, kabupaten Tegal.

Budaya

Meskipun kota Tegal tidak diakui sebagai pusat budaya Jawa, namun kesenian di sini berkembang cukup pesat. Berbagai macam diskusi budaya digelar dengan menghadirkan budayawan nasional dan lokal. Kesenian asli Kota Tegal adalah tari endel dan balo-balo. Ibu Sawitri merupakan generasi pertama penari endel. Selain itu, seni sastra juga juga merupakan andalah Kota Tegal. Penyair Tegal yang termasuk dalam angkatan 66 adalah Piek Ardijanto Suprijadi. Sementara Widjati digolongkan ke dalam penyair angkatan '00'. Kota Tegal tercatat memiliki dua tokoh perfilman nasional yang cukup produktif yaitu Imam Tantowi (sutradara dan penulis skenario), dan Chaerul Umam (sutradara).
Beberapa teater yang kiprahnya menjadi konsumsi berita nasional adalah teater RSPD (Yono Daryono), teater Puber (Nurhidayat Poso), teater Wong (M Enthieh Mudakir), teater Hisbuma (Dwi Eri Santoso), Teater Q (Rudi Itheng) dan lain-lain. Di bidang musik tercatat beberapa nama yang menjadi cikal bakal lahirnya musik Tegalan yaitu Hadi Utomo, Nurngudiono, dan Lanang Setiawan.

Gedung Kesenian

Keberadaan Gedung kesenian (bekas Gedung Wanita) di jalan Setiabudi cukup menjadi wahana ekspresi para seniman Kota Tegal. Kesenian di kota ini cukup menarik perhatian para peneliti dari luar negeri, antara lain Richard Curtis (Australia), dan Anton Lucas (Australia, penulis buku Peristiwa Tiga Daerah). Yang unik dari denyut kesenian di kota Tegal adalah hampir setiap pergelaran seni, entah di gedung kesenian atau sekadar di halaman sebuah sanggar, selalu diliput oleh media massa, baik lokal maupun nasional (cetak dan elektronik), hingga mengundang minat grup kesenian dari luar Tegal yang ingin berpentas di kota itu.
Karena pertimbangan itu, Pemerintah Kota Tegal pada tahun 2008 menganggarkan pembangunan Taman Budaya Tegal yang dimulai tahun 2009, berlokasi di jalan Kolonel Sugiyono, satu komplek dengan Gedung PPIB yang nantinya akan merupakan bagian dari TBT itu sendiri.

Komunitas atau Club di Kota Tegal

Mantu poci

Mantu Poci adalah salah satu kebudayaan di wilayah Tegal, dengan acara inti melangsungkan 'pesta perkawinan' antara sepasang poci tanah berukuran raksasa.
Mantu poci pada umumnya diselenggarakan oleh pasangan suami istri yang telah lama berumah tangga namun belum juga dikarunai keturunan. Seperti layaknya pesta perkawinan, mantu poci juga dihadiri oleh ratusan bahkan ribuan undangan. Lengkap dengan dekorasi, sajian makanan, dan beraneka pementasan untuk menghibur para undangan yang hadir. Tak lupa pula, di pintu masuk ruang resepsi disediakan kotak sumbangan berbentuk rumah.
Selain sebagai harapan agar pasangan suami istri segera mendapatkan keturunan, mantu poci juga bertujuan agar penyelenggara merasa seperti menjadi layaknya orang tua yang telah berhasil membesarkan putra putri mereka, kemudian dilepas dengan pesta besar dengan mengundang sanak saudara, dan relasi.
Dewasa ini Mantu Poci sudah jarang digelar di Tegal. Salah satu repertoar yang diusung oleh Dewan Kesenian Kota Tegal di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tahun 2003 adalah mementaskan drama berjudul Kang Daroji Mantu Poci, dikemas secara komedi.

Bahasa

Bahasa Tegal memiliki kemiripan dengan bahasa Banyumas (ngapak) yaitu dalam kosakata. Namun kebanyakan masyarakat Tegal enggan disebut sebagai orang ngapak, sebab nyata-nyata dialeknya berbeda. Masyarakat yang menggunakan bahasa Tegal meliputi: bagian utara kabupaten Tegal, Kota Tegal, bagian barat kabupaten Pemalang, dan bagian timur kabupaten Brebes. Kongres bahasa Tegal pertama digelar oleh pemerintah Kota Tegal pada tanggal 4 April 2006, di hotel Bahari Inn. Acara yang digagas oleh Yono Daryono tersebut menghadirkan beberapa tokoh antara lain SN Ratmana (cerpenis), Ki Enthus Susmono (dalang Tegal), Eko Tunas (penyair Tegal), Dwi Ery Santoso (Puisi dan Sutradara).Tujuan digelarnya kongres itu adalah untuk mengangkat status dialek Tegalan menjadi bahasa Tegal.

Bangunan bersejarah

Bangunan besejarah yang ada di kota Tegal kebanyakan berarsitektur Belanda. Berikut data bangunan yang masih dapat kita saksikan:
  • Stasiun Kereta Api
  • Gedung DPRD
  • Balai Kota dan rumah dinas Walikota
  • Kantor pos
  • Markas TNI AL
  • Pasar pagi
  • Menara air di jalan Pancasila
  • Gedung Universitas Pancasakti
  • Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus
  • Kelenteng jalan Veteran
  • Sebagian rumah tinggal di jalan Veteran, A Yani, Sudirman, kelurahan Kauman
Sayang kondisi bangunan-bangunan bersejarah di daerah veteran saat ini sangat tidak terurus. Bahkan sebagian besar sudah di rombak menjadi Ruko Modern.

Makanan Khas

Tegal dikenal dengan tahu aci dan pilus. Makanan khas lain yaitu Soto Tegal (memakai tauge dan tauco dengan campuran daging ayam, sapi atau jeroan babat), Kupat Glabhed (ketupat dari beras yang diberi kuah kental dan dimakan bersama sate kerang/sate dari daging blengong(sejenis unggas/bebek)). Minuman yang terkenal yaitu teh poci khas Tegal (teh yang diseduh air panas di dalam wadah poci terbuat dari tanah liat dan untuk pemanisnya diberi gula batu.Untuk makan sehari-hari biasanya disebut Nasi Ponggol ( berisi lauk yang terdiri dari Tahu, Tempe, Ikan Asin Oreg Oreg Tempe Berupa Tempe yang diiris kecil kecil dibumbui dengan Tumis ) Akhir akhir ini banyak disebut orang di Kota Tegal Ponggol Setan ( karena dijualnya malam setelah Jam 6 malam sampai pagi hari ) Konotasi "Setan " karena rasanya yang pedas bagai kesetanan.
Beberapa makanan kecil yang saat ini sudah agak langka adalah Glothak (semacam bubur terbuat dari gembus/dage dengan kuah kaldu dan cabai hijau). Makanan semacam ini biasanya banyak dijual saat bulan Ramadhan. Ada juga kupat bongko, rujak kangkung, bubur blohok dan rujak uleg. Sate Kambing Tegal juga cukup banyak disukai oleh masyarakat hingga diluar Tegal. Sate Kambing Tegal terbuat dari daging kambing muda biasanya berumur di bawah lima bulan (balibul)yang sangat empuk dan beraroma khas karena tidak terlalu banyak olesan bumbu pada saat membakarnya. Disajikan dengan kecap manis, irisan bawang merah, tonmat dan cabe rawit. Sangat lazim dihidangkan bersama teh poci gula batu.

TIPS Merawat Smartphone (Gadget) Touch-Screen

TIPS Merawat Smartphone (Gadget) Touch-Screen
Handphone layar sentuh atau touchscreen saat ini sudah tidak asing lagi di dunia elektronika bahkan sudah menjamur dikalangan masyarakat. Tidak hanya handphone saja, sekarang ada berbagai macam alat elektronika yang menggunakan layar sentuh seperti tablet. Dalam penggunaan handphone layar sentuh atau touchscreen kendalanya ada pada layarnya, karena layar handphone layar sentuh atau touchscreen itu menggunakan LCD. Sehingga jika kita melakukan kesalahan dalam menggunakan LCD tersebut akan mengakibatkan LCD itu cepat rusak. Maka dari itu kita harus mengetahui dan merawat LCD itu agar tetap awet dan terjaga.

Berikut ini cara merawat handphone layar sentuh atau touchscreen :

1. Gunakanlah screen protector atau plastik antik gores pada layar handphone.

2. Jauhkanlah handphone dari benda-benda yang mengandung medan magnet seperti radio, televisi, dan benda-benda lain yang mengandung magnet.

3. Usahakan layar LCD tidak dalam keadaan kotor, dan jika layar itu kotor bersihkanlah dengan menggunakan tissue atau kain yang halus.

4. Gunakanlah jari telunjuk untuk menggunakan layar, jangan menggunakan kuku untuk mengusap layar ketika sedang menggunaka karena akan mengakibatkan layar tergores.

5. Hindarkan terkena sinar matahari secara langsung, karena akan merusak kualitas LCD tersebut.

6. Jangan menekan layar terlalu kencang, tekan layar sewajarnya saja.

7. Hindarkan dari tempat yang sempit dan menekan seperti saku celana jeans, karena akan cepat merusak layar LCD jika terlalu sering menerima tekanan.

tempat asix

Nongkrong adalah kebiasaan khas orang-orang Indonesia. Kayaknya kamu belum jadi orang Indonesia sejati kalo belum nongkrong. Sebenernya apa sih nongkrong itu? Kalo menurut Kamus Malesbanget, nongkrong itu berarti:
Sebuah kegiatan jongkok sambil ngobrol gak jelas tunjrungannya. Bisa memakan waktu sangat lama.
Nah, setelah kamu tahu arti nongkrong, pertanyaan berikutnya adalah: Dimanakah tempat-tempat nongkrong paling asik? Berikut MBDC mencoba membuat list tempat-tempat nongkrong paling asik.

Kita akan ditemani Shunsuke Nakamura, rajanya nongkrong

1. Depan Mini Market


Mini market sudah menjadi salah satu tempat tongkrongan favorit sejak lama. Biasanya, tempat yang dijadikan tongkrongan adalah teras dari mini market itu sendiri. Biasanya sih pada nongkrong di depannya aja gitu, bikin orang yang baru dateng ngerasa gak nyaman karena rasanya jadi kayak main ke rumah orang. Yang suka nongkrong di depan mini market biasanya adalah anak-anak SMA atau kuliahan. Tapi yang udah kerja juga ada sih.
Kelebihan: Banyak makanan dan minuman yang bisa dibeli. Lumayan murah lagi.
Kekurangan: Kalo gak dikontrol, pengeluarannya bisa jadi banyak. Dikit-dikit beli minum.

2. Warung Rokok


Seperti halnya mini market, warung rokok juga merupakan tempat andalan buat nongkrong. Biasanya yang suka nongkrong di warung rokok adalah para pengendara motor, anak komplek, supir taksi, atau mas-mas random. Warung rokok biasanya menawarkan berbagai minuman botol, makanan kecil seperti kacang, dan barang-barang yang gak ada hubungannya dengan nongkrong, seperti misalnya sabun dan shampoo.
Kelebihan: Tempatnya lebih bersahaja dan suasana kenongkrongannya lebih terasa.
Kekurangan: Pilihan makanan dan minuman terbatas.

3. Pinggir Jalan, Deket Got


Inilah tempat nongkrong sejati. Kamu gak pernah bener-bener nongkrong kalo kamu gak pernah nongkrong di pinggir jalan, deket got. Kenapa harus di pinggir jalan dan harus di dekat got? Gak tau, itu sudah budayanya. Gak usah kamu pertanyakan lagi! Inilah nongkrong sejati! Biasanya yang suka nongkrong di sini adalah: anak-anak STM, tukang tambal ban, dan para ahli nongkrong sejati.
Kelebihan: Otentik, murah, asik (relatif sih), kalo mau boker gampang. 
Kekurangan: Makanan dan minuman tergantung dari tukang yang lewat aja. Berisik kalo nongkrongnya di pinggir jalan gede.

Bonus: Kuburan

Kuburan sebenernya bukan merupakan tempat nongkrong yang lazim sih, tapi mungkin bisa kamu jadikan pilihan, kalo-kalo kamu ngerasa tempat tongkrongan lain terlalu mainstream (baca: kamu hipster). Yang suka nongkrong di sini biasanya orang yang sedang cari wangsit supaya bisa menang judi.
Kelebihan: Sepi, gak mainstream, terkadang ada udara sejuk yang bikin bulu kuduk merinding.
Kekurangan: Serem.